BAB 2 MATERI DAN FISIKA
A. PENGERTIAN SIFAT MATERI,
PERUBAHAN MATERI, DAN KLASIFIKASI MATERI
1.Pengertian Materi
Materi adalah segala sesuatu yang
menempati ruang dan mempunyai massa. Semua benda yang kita temui tersusun oleh
materi. Makin besar massa suatu benda, makin banyak materinya dan sebaliknya.
Massa adalah jumlah zat atau materi yang terkandung dalam suatu benda. Suatu
materi apapun bentuknya ada 3 wujud, yaitu padat, cair, gas. Berdasarkan hasil
penelitian terbaru muncul wujud zat yang keempat yaitu plasma.
2. pengertian perubahan materi
Perubahan materi adalah perubahan
sifat suatu zat atau materi menjadi zat yang lain baik yang menjadi zat baru
atau pun tidak.
3. klasifikasi materi
Materi terdiri dari unsur, senyawa,
dan campuran.
1. unsur
Unsur adalah zat tunggal yang tidak
dapat diuraikan lagi menjadi zat lain dengan reaksi kimia biasa.
2. senyawa
Senyawa adalah gabungan dari
beberapa unsur yang terbentuk dari reaksi kimia.
3. campuran
Campuran adalah gabungan dari
beberapa zat.
4. tabel periodik
5. pengertian energi, macam-macam energi, dan contohnya
a. pengertian
Pengertian energi berdasarkan ilmu fisika adalah
kemampuan untuk melakukan usaha. Kemampuan ini diukur dengan variabel waktu dan
besarnya usaha yang dilakukan.
b.
macam-macam energi
1. Energi Kimia
(Macam macam tulisan) Energi kimia
adalah energi yang paling dibutuhkan oleh makhluk hidup dikarenakan pada bentuk
kimiawi, energi mampu disimpan lebih lama. Energi kimia tersimpan dalam bahan
bahan makanan. Dalam metabolisme sel, ATP adalah salah satu bentuk energi kimia
yang paling berguna dan penting untuk manusia. Energi kimia juga tersimpan
dalam bahan bakar yang sering kita gunakan seperti bensin, dan minyak tanah.
Energi ini muncul karena terjadi proses pemecahan ikatan kimia dalam susunannya
sehingga menghasilkan energi. Melalui penjelasan diatas, dapat diambil
kesimpulan bahwa energi kimia merupakan energi yang paling utama di dunia ini.
Contoh :
1. bensin
2. minyak tanah, dll.
2. Energi Panas
Energi panas adalah bentuk energi
yang berubah menjadi kalor. Energi panas dapat muncul karena terjadi perubahan
bentuk energi seperti pada reaksi energi kimiawi pada matahari yang
mengakibatkan munculnya api serta panas yang berpindah secara radiasi.
Contoh : energi panas matahari, panas
bumi, dll.
3. Energi Bunyi
Energi ini merupakan salah satu
bentuk perubahan energi. Bunyi mampu dihasilkan oleh tabrakan, tumbukan, serta
banyak peristiwa lainnya asalkan ada penghantar seperti udara ataupun benda
lainnya. Satuan bunyi adalah desibell.
Contoh : bunyi benda
4. Energi Listrik
Energi listrik merupakan energi yang
saat ini paling banyak digunakan dan dianggap penting oleh penduduk dunia.
Energi ini muncul karena adanya perbedaan muatan antara dua buah titik
penghantar. Energi listrik dihasilkan oleh pembangkit tenaga listrik. Energi
ini mampu diperoleh dari perubahan berbagai sumber energi seperti air, angin,
panas, cahaya, dan bahan bakar fosil (kimiawi). Energi tersebut dikonversikan
menjadi energi listrik melalui terputarnya turbin yang merupakan dinamo yang
mampu menghasilkan medan listrik. Untuk cahaya, energi listrik diperoleh
berdasarkan reaksi pada permukaannya sehingga menyebabkan perbedaan muatan dan
menghasilkan listrik.
Contoh : energi listrik tenaga air,
uap, dinamo, dll.
6. pengertian sifat fisika, jenis-jenisnya, dan hubungannya
dengan ilmu lainnya.
a. pengertian
Sifat fisika adalah segala aspek dari suatu objek atau
zat yang dapat diukur atau dipersepsikan tanpa mengubah identitasnya.
b. contoh sifat fisika
b. contoh sifat fisika
1.
Materi
Titik didih, titik leleh, dan titik beku suatu zat akan dianggap
sebagai sifat fisikaa. Selain itu, suhu zat ini akan menjadi sifat fisika.
Juga, sifat ini tidak berubah tergantung pada jumlah zat yang diuji, ini akan
dianggap sifat intensif.
2. Listrik dan Magnet
Ada beberapa karakteristik listrik diukur dalam sifat fisika suatu zat,
termasuk muatan listrik, konduktivitas listrik, medan listrik, impedansi
listrik, daktilitas dielektrik, dan potensial listrik. Zat juga memiliki medan
magnet yang dapat diidentifikasi dan fluks magnetik.
3. Pengukuran
Beberapa sifat fisika yang dapat diukur untuk setiap zat termasuk
massa, volume, kepadatan, daerah, elastisitas, konduktivitas termal, kualitas
radioaktif, panjang, berat, kelarutan, dan konsentrasi. Sifat ini akan dianggap
luas karena nilai-nilai akan berubah
tergantung pada jumlah materi tersebut, dengan pengecualian volume yang
akan tetap sama dengan nilai massa dan volume berubah.
4. Sifat Lain
Sifat-sifat lain yang tidak disebutkan, tapi sejauh hanya sampel dari
kemungkinan, termasuk momentum, opacity, permeabilitas, permitivitas,
penyerapan fisika dan elektromagnetik, albedo, momentum sudut, kerapuhan,
plastisitas, kapasitansi, warna, distribusi, khasiat, dan tekanan.
c. cabang ilmu fisika
Mekanika adalah satu cabang fisika yang mempelajari tentang
gerak.Mekanika klasik terbagi atas 2 bagian yakni Kinematika dan Dinamika.
- kinematika membahas bagaimana suatu objek yang bergerak tanpa
Menyelidiki sebab-sebab apa yang
menyebabkan suatu objek bergerak.
- dinamika mempelajari
bagaimana suatu objek yang bergerak dengan menyelidiki penyebab.
Mekanika kuantum adalah cabang dasar fisika yang menggantikan mekanika
klasik pada tataran atom dan subatom
Mekanika fluida adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari fluida (yang dapat berupa cairan dan gas). dll.
Mekanika fluida adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari fluida (yang dapat berupa cairan dan gas). dll.
d.
hubungan ilmu fisika dengan ilmu lain
Fisika
adalah dasar dari berbagai disiplin ilmu dan memberikan kontribusi langsung
pada ilmu kimia, astronomi, teknik, dan bidang ilmiah lainnya. Fisika adalah
dasar dari berbagai disiplin ilmu yang penting dan memberikan kontribusi
langsung terhadap disiplin ilmu lain. Pada ilmu kimia dengan interaksi atom dan
molekul, sehingga berakar dalam fisika atom dan molekul. Sebagian besar cabang
rekayasa fisika terapan. Dalam arsitektur, fisika adalah jantung dari
stabilitas struktural dan terlibat dalam akustik, pemanasan, pencahayaan, dan
pendinginan bangunan. Bagian geologi sangat bergantung pada fisika, seperti
penanggalan radioaktif, analisis gempa, dan perpindahan panas di Bumi. Beberapa
disiplin ilmu, seperti biofisika dan geofisika, adalah cabang fisika dan
disiplin ilmu lainnya.
B.
PENGUKURAN, BESARAN, DAN DIMENSI
a.
pengertian
1. pengukuran
Pengukuran adalah
kegiataan membandingkan suatu besaran, dimensi atau kapasitas yang akan diukur
dengan alat ukur.
2. besaran
Besaran adalah
suatu yang dapat diukur dan mempunyai satuan.
3.dimensi
Dimesi adalah
cara menyusun sesuatu besaran dari satuan besaran pokok.
b. dimensi
besaran dalam setiap fisika
Pada
gaya, asal dimensi penyusun besaran pokok ditentukan oleh hukum kedua Newton
tentang gerak yaitu ML/T2. Tekanan (gaya per satuan luas) maka
memiliki dimensi M/LT2, usaha atau energi (gaya kali jarak) memiliki
dimensi ML2 /T2; dan daya (energi per satuan waktu)
memiliki dimensi ML2/ T3 jumlah mendasar lainnya juga
didefinisikan, seperti muatan listrik dan intensitas cahaya.
DAFTAR
PUSTAKA